Cara membuat Jaringan Warnet Berbasis Windows XP dan ADSL Modem (pada Speedy)
Kemampuan untuk
melakukan Instalasi dan setting untuk sebuah Warung Internet (Warnet)
selama ini dianggap hanya dimiliki oleh mereka yang sudah lama
berkecimpung didunia IT Administrator. Dengan mematok biaya yang cukup
lumayan mereka bersedia membantu kita dalam membangun sebuah Warnet yang
hendaknya akan kita gunakan sebagai Unit Produksi. Ketidaktahuan
tentang bagaimana sebuah sistem jaringan dapat berjalan lancar adalah
alasan utama kita untuk terus menggunakan tenaga mereka. Berangkat dari
keadaan tersebut maka saya menuliskan panduan ini. Sengaja dibuat dengan
menampilkan langkah demi langkah agar dapat dimengerti dan dipahami
bahkan oleh seorang yang sama sekali belum mengenal jaringan.
Pada panduan ini
akan dibahas instalasi dan setting untuk sebuah warnet yang memiliki 1
server & 12 client seperti terlihat pada gambar di bawah ini:


Persiapan Hardware & Software
Hendaknya
sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita
mempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam
lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan
adalah :
1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
a. Hardware :
MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core
Ram : 1 Ghz
Harddisk : 160 GB
NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
Drive : DVD / CD Writer
Spesifikasi lain : Optional
b. Software :
Windows XP SP2
Bandwith Controller / Manager
Billing System, dll
Anti Virus
Firewall
Anti Spyware, Malware, Adware
2. PC Client
MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core
Ram : 1 Ghz
Harddisk : 160 GB
NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
Drive : DVD / CD Writer
Spesifikasi lain : Optional
b. Software :
Windows XP SP2
Bandwith Controller / Manager
Billing System, dll
Anti Virus
Firewall
Anti Spyware, Malware, Adware
2. PC Client
a. Hardware :
MotherBoard : Kesepatan setara 2.80 Ghz
Ram : 512 MB
Harddisk : 40 Ghz
VGA Card : Optional untuk Game
b. Software :
Windows XP SP2
Browsing Tools :
MotherBoard : Kesepatan setara 2.80 Ghz
Ram : 512 MB
Harddisk : 40 Ghz
VGA Card : Optional untuk Game
b. Software :
Windows XP SP2
Browsing Tools :
1. Internet Explorer
2. Mozilla FireFox (Free)
3. Opera
Chatting Tools :
1. Yahoo Messenger (Free)
2. MSN Live Messenger
3. MiRC
4. ICQ
Game Online, Example:
1. Warcraft III
2. Ragnarok Online
3. Diablo II, dsb
Adobe Reader (Free)
WinZip
WinRar
Anti Virus (AVG Free Recommended)
Winamp (Free)
ACD See (Optional)
Microsoft Office (Optional)
Billing System, dsb
WinZip
WinRar
Anti Virus (AVG Free Recommended)
Winamp (Free)
ACD See (Optional)
Microsoft Office (Optional)
Billing System, dsb
Sistem Operasi
Windows memang sangat mahal, untuk itu kita bisa mensiasatinya dengan
membeli CPU second Built-up dari luar negeri yang masih bagus. Biasanya
selain kualitasnya lebih tinggi dari pada CPU rakitan, CPU Built-up dari
luar negeri juga sudah dilengkapi dengan, Sistem Operasi Standar
Windows.
3. Hub / Switch / Router
Merupakan alat
yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke
PCClient. Pilihan antara Hub / Switch / Router ditentukan oleh kemampuan
koneksi yangingin dihasilkan, dan tentu saja di sesuaikan dengan dana
yang tersedia. Pada studikasus kita kali ini saya akan menggunakan
Switch sebagai pembagi koneksi internet.
4. Modem
Modem adalah
sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC
ataujaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider /
ISP). PenggunaanModem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis
ADSL. Modem jenis inibiasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk
jenis modem ADSL itu sendiri bisadipilih berdasarkan kebutuhan. Kali ini
penulis mengambil contoh ADSL LynkSys AM300 yang hanya mempunyai 1
(satu) port saja sebagai Dialup Device.
Setting Modem ADSL Eksternal
Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk memastikan PC Server terhubung keinternet :
1) Buka Internet Explorer anda dan ketikan alamat berikut : 192.168.1.1 (biasanya adalahalamat IP default bagi Modem).
2) Setelah
muncul jendela login isikan username: admin Password: admin, atau
sesuaidengan user guide yang terdapat pada saat pembelian Modem.
3) Isikan sesuai
dengan yang tertera pada gambar berikut, kecuali user name dan password
yang masing-masing berbeda sesuai dengan yang didapat dari ISP.
4) Pengisian
selanjutnya adalah untuk mengijinkan DHCP Server
enable/disable,sebaiknya dipilih Option Enable agar kita tidak
direpotkan dengan urusan menyetel satudemi satu IP Client. Karena
fasilitas ini mempunyai kemampuan untuk mensetting IPClient secara
otomatis.
5) Untuk
pengisian Time Zone dilakukan sesuai dengan domisili anda tinggal. Dan
untuktime server settingan yang tertera pada gambar adalah settingan
yang sayarekomendasikan.
6) Jika kita ingin mengganti modem username & password kita dipersilahkan untukmelalukannya pada option berikut :
7) Status
Koneksi kita bisa kita pantau pada tabs status (gambar), sebetulnya
alamat IPkita tertera pada bagian bawah layar. Tidak saya tampilkan
dengan alasan keamanan. Setelah semua tersetting dengan baik langkah
pengujian yang bisa kita lakukan adalahdengan membuka Internet Explorer
kita, lalu masuk ke salah satu alamat WEB yangmudah diloading. Contoh : http://www.google.co.id/ lalu untuk pengetesan kecepatanbisa dilakukan melalui beberapa situs yang menyediakan layanan pengukuranBandwith, contoh: http://www.sijiwae.net/speedtest/ .
SinkronisasiSetelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkahselanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
SinkronisasiSetelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkahselanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
1) Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a. Menampilkan Task Control System
b. Pada Tab
Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dannama
WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan
nomorClientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama
komputer,nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama
Workgroupharus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.
c. Setelah nama
PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID dengan
cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi.
i. Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network, kemudian Klik Next.
ii. Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain
iii. Selanjutnya
isikan nama WorkGroup sesuai dengan nama WorkGorup yang kita isikan
pada waktu mengganti nama PC pada langkah (b) tadi.
Selanjutnya Klik
Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai
melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi /
Reboot.
2) Sinkronisasi
Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:a. Double
klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.b.
Pilihlah tabs Internet Time => Update Now
c. Tunggu
beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has
bensuccesfully Synchronized.d. Jika yang tampil adalah statement error,
maka ulangi klik Update Now hinggaberhasil menyamakan waktu PC anda
dengan server Windows.e. Jika Update berhasil, namun jam yang
ditampilkan tidak sama, maka kesalahanmungkin terjadi pada Time Zone
untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalahGMT + 07.00 Bangkok, Hanoi,
Jakarta sedangkan untuk WITA adalahGMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT +
09.00 Seoul.
Internet Connection Sharing (ICS)
Sampai dengan
tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja.
Untukmemberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet
kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki
pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1) Buka Jendela
Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kananpada
Koneksi aktif kita ke internet => pilih Properties.
2) Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through thiscomputer’s Internet Connection.
3) Setelah
Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam
koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah
membedakan antarakoneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang
terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi
tersebut.
4) Jika kita
buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs
supportterdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC
Client yang akanterhubung melalui PC Server (192.168.0.1).
Network Setup
Langkah-langkah
yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client
agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut
dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki.
Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :
1) Buka Network
Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan
langkahseperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan
hidup).
2) Pada pilihan
select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the
Internetuntuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client
plihlah Option Connect tothe internet through a residental gateway.
3) Option
Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita
gunakanuntuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang
tersambung ke Modem.Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan
setting di PC Client.
4) Isikan
Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu
isikanComputer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi
tidak berpengaruh).
5) Isi Nama
Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya.
Perlusaya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk
semua komputeragar langkah setting lebih mudah.
6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.
7) Setelah
settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan
/Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.
Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settinganbarunya.
9) Pilih option
just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan
otomatisreboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.
Langkah yang
sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara
PCServer dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.
Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesankoneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah http://www.billingexplorer.com dan http://www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.
Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesankoneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah http://www.billingexplorer.com dan http://www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.
Jumat, 23 Januari 2009
CARA ATASI GANGGUAN SPEEDY
Buat yang berlangganan Speedy,
Nih Aku kasih tips utk menghandle sendiri gangguan-gangguan yang sering
terjadi pada koneksi internet Speedy. Dari pengalamanku kebanyakan
gangguan akses Speedy itu berasal dari sisi CPE (Costumer Premises
Equiptment) atau disebut juga kelengkapan-kelengkapan di sisi user
seperti modem dan splitter hingga kesalahan sepele seperti salah
username dan password. Nih tips nya silakan coba.
UNTUK CEK IP MODEM
Lihat IP modem: Klik Start – Run – ketik cmd (pada Windows XP/Vista), command (pada Windows 98/2000) lalu muncul halaman command dan ketik ipconfig/all dan enter. Lihat IP Gateway (modem). Misal IP Gateway adalah 192.168.1.1.
Lihat IP modem: Klik Start – Run – ketik cmd (pada Windows XP/Vista), command (pada Windows 98/2000) lalu muncul halaman command dan ketik ipconfig/all dan enter. Lihat IP Gateway (modem). Misal IP Gateway adalah 192.168.1.1.
Gambar beikut menunjukkan displayipconfig/all.

Gambar Tampilan perintah ipconfig/all
UNTUK CEK KONEKSI
Cek koneksi PC ke modem ADSL: Klik Start – Run, ketik ping 192.168.1.1 -t, sehingga muncul tampilan seperti gambar berikut.
Cek koneksi PC ke modem ADSL: Klik Start – Run, ketik ping 192.168.1.1 -t, sehingga muncul tampilan seperti gambar berikut.

Gambar koneksi PC-modem bagus
CEK KONEKSI PC KE DNS
Kemudian Cek koneksi PC ke DNS Telkom: Klik Start – Run, ketik ping 202.134.0.155 -t, sehingga muncul tampilan berikut,
Kemudian Cek koneksi PC ke DNS Telkom: Klik Start – Run, ketik ping 202.134.0.155 -t, sehingga muncul tampilan berikut,

Gambar Koneksi modem – DNS bagus
Jika Koneksi gagal setelah login speedy dan pesan command bertuliskan“request time out” atau “destination host unreachable”

Gambar Koneksi modem – DNS gagal
Maka lakukan troubleshooting sebagai berikut:
1. Pastikan saluran telepon baik dengan mengangkat pesawat telpon dan mendapat nada dial.
2. Pastikan kabel Ethernet Modem – PC dan kabel modem – telepon terhubung dengan baik. Tidak ada PABX, paralel telepon atau peralatan lain yang terhubung sebelum splitter.
3. Matikan modem dan tunggu sekitar 1 menit, nyalakan kembali dan pastikan lampu ADSL menyala tanpa blinking.
4. Pastikan username dan password sudah benar
Username : No.speedy@telkom.net
Password : xxxxx
5. Jika LAN disable. Klik Start – Settings – Control Panel – Network connection – Local Area Connection, Double klik Local Area Connection untuk men-enablekan LAN.
6. ADSL tidak blinking tetapi koneksi PC ke DNS “request time out”. Matikan fitur firewall (lihat user manual modem) di sisi modem, lakukan restart modem ADSL.
7. Pesan DNS masih “request time out” atau tidak mendapat IP. Lakukan setting IP:
a.Pada windows XP
Klik Start – Settings – Control Panel – Network connection – Local Area Connection – TCP/IP. Isi kolom TCP/IP berikut:
IP address : 192.168.1.x (x dapat diisi angka 2 sampai 253)
Subnet mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1 (Harus sama dengan IP address modem)
Preferred DNS : 192.168.1.1 dan Alternate DNS : 202.134.0.155
b.Pada Windows 98/ME/2000
Klik Start – Settings – Control Panel – Network – Configuration tab – TCP/IP Properties. Isi kolom TCP/IP sebagai berikut:
IP address : 192.168.1.x (x dapat diisi angka 2 sampai 253)
Subnet mask : 255.255.255.0
Preferred DNS : 192.168.1.1dan Alternate DNS : 202.134.0.155
8. Jika modem hang. Refresh dan Setting ulang modem via menu modem (lihat user manual modem, Note: VPI=8, VCI=81 untuk kota Padang)
9. Hubungi 147 untuk informasi lebih lanjut.Nah untuk anda yang berlangganan Speedy berbasis ADSL ini, kalo ada gangguan coba deh ikutin cara-cara ini dan jangan cepat2 utk nelpon ke 147. OkeBerikut isi lembaran petunjuk troubleshooting dalam Bahasa Inggris.
TROUBLESHOOTING SPEEDY
Check IP Router: Select Start – Run – type cmd (for Windows xp/Vista), command (for Windows 98/2000) so display command tab, type ipconfig/all and select enter. Check IP Gateway (router), for instance IP Gateway is 192.168.1.1 (lihat pada Gambar ).
Check connection, PC to ADSL Router: Select Start – Run, Type ping 192.168.1.1 –t (lihat Gambar )
Check connection, PC to DNS: Select Start – Run, Type ping 202.134.0.155 –t (lihat Gambar )
If connection is failure after Login and command displays not same as above like “request time out” or “destination host unreachable” (lihat gambar ). Do Troubleshooting:
1. Ensure that line is good by checking phone. Phone has a dial tone.
2. Ensure that Ethernet cable, ADSL Router – PC and Router-line connecting well. No PABX, no parallel phone or other devices connecting to line before splitter connected at first.
3. Unplug ADSL router and wait for 1 minute, then plug again and ensure that router is turned on the DSL solid.
4. Ensure that username and password are true
Username : No.speedy@telkom.net
Password : xxxxx
5. LAN is disable. Select Start – Settings – Control Panel – Network connection – Local Area Connection, for enabling LAN.
6. ADSL is not flash but connection PC to DNS “request time out”. disabling any firewall router (look at user manual for router), then restart ADSL router.
7. Command displays “request time out” or has no IP. Set IP:
a.Windows XP
Select Start – Settings – Control Panel – Network connection – Local Area Connection – TCP/IP. Type as follow:
IP address : 192.168.1.x (x typed by 2 to 253)
Subnet mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1 (This must be your Router’s IP address)
Preferred DNS : 192.168.1.1 and Alternate DNS : 202.134.0.155
b.Windows 98/ME/2000
Select Start – Settings – Control Panel – Network – Configuration tab – TCP/IP Properties. Type as follow:
IP address : 192.168.1.x (x typed by 2 to 253)
Subnet mask : 255.255.255.0
Preferred DNS : 192.168.1.1 and Alternate DNS : 202.134.0.155
8. Set and Refresh ADSL router (look at user manual for router, Note: VPI=8, VCI=81 in Padang)
9. Call 147 for more information. Sumber : usuf-buntok.blogspot.com
1. Pastikan saluran telepon baik dengan mengangkat pesawat telpon dan mendapat nada dial.
2. Pastikan kabel Ethernet Modem – PC dan kabel modem – telepon terhubung dengan baik. Tidak ada PABX, paralel telepon atau peralatan lain yang terhubung sebelum splitter.
3. Matikan modem dan tunggu sekitar 1 menit, nyalakan kembali dan pastikan lampu ADSL menyala tanpa blinking.
4. Pastikan username dan password sudah benar
Username : No.speedy@telkom.net
Password : xxxxx
5. Jika LAN disable. Klik Start – Settings – Control Panel – Network connection – Local Area Connection, Double klik Local Area Connection untuk men-enablekan LAN.
6. ADSL tidak blinking tetapi koneksi PC ke DNS “request time out”. Matikan fitur firewall (lihat user manual modem) di sisi modem, lakukan restart modem ADSL.
7. Pesan DNS masih “request time out” atau tidak mendapat IP. Lakukan setting IP:
a.Pada windows XP
Klik Start – Settings – Control Panel – Network connection – Local Area Connection – TCP/IP. Isi kolom TCP/IP berikut:
IP address : 192.168.1.x (x dapat diisi angka 2 sampai 253)
Subnet mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1 (Harus sama dengan IP address modem)
Preferred DNS : 192.168.1.1 dan Alternate DNS : 202.134.0.155
b.Pada Windows 98/ME/2000
Klik Start – Settings – Control Panel – Network – Configuration tab – TCP/IP Properties. Isi kolom TCP/IP sebagai berikut:
IP address : 192.168.1.x (x dapat diisi angka 2 sampai 253)
Subnet mask : 255.255.255.0
Preferred DNS : 192.168.1.1dan Alternate DNS : 202.134.0.155
8. Jika modem hang. Refresh dan Setting ulang modem via menu modem (lihat user manual modem, Note: VPI=8, VCI=81 untuk kota Padang)
9. Hubungi 147 untuk informasi lebih lanjut.Nah untuk anda yang berlangganan Speedy berbasis ADSL ini, kalo ada gangguan coba deh ikutin cara-cara ini dan jangan cepat2 utk nelpon ke 147. OkeBerikut isi lembaran petunjuk troubleshooting dalam Bahasa Inggris.
TROUBLESHOOTING SPEEDY
Check IP Router: Select Start – Run – type cmd (for Windows xp/Vista), command (for Windows 98/2000) so display command tab, type ipconfig/all and select enter. Check IP Gateway (router), for instance IP Gateway is 192.168.1.1 (lihat pada Gambar ).
Check connection, PC to ADSL Router: Select Start – Run, Type ping 192.168.1.1 –t (lihat Gambar )
Check connection, PC to DNS: Select Start – Run, Type ping 202.134.0.155 –t (lihat Gambar )
If connection is failure after Login and command displays not same as above like “request time out” or “destination host unreachable” (lihat gambar ). Do Troubleshooting:
1. Ensure that line is good by checking phone. Phone has a dial tone.
2. Ensure that Ethernet cable, ADSL Router – PC and Router-line connecting well. No PABX, no parallel phone or other devices connecting to line before splitter connected at first.
3. Unplug ADSL router and wait for 1 minute, then plug again and ensure that router is turned on the DSL solid.
4. Ensure that username and password are true
Username : No.speedy@telkom.net
Password : xxxxx
5. LAN is disable. Select Start – Settings – Control Panel – Network connection – Local Area Connection, for enabling LAN.
6. ADSL is not flash but connection PC to DNS “request time out”. disabling any firewall router (look at user manual for router), then restart ADSL router.
7. Command displays “request time out” or has no IP. Set IP:
a.Windows XP
Select Start – Settings – Control Panel – Network connection – Local Area Connection – TCP/IP. Type as follow:
IP address : 192.168.1.x (x typed by 2 to 253)
Subnet mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1 (This must be your Router’s IP address)
Preferred DNS : 192.168.1.1 and Alternate DNS : 202.134.0.155
b.Windows 98/ME/2000
Select Start – Settings – Control Panel – Network – Configuration tab – TCP/IP Properties. Type as follow:
IP address : 192.168.1.x (x typed by 2 to 253)
Subnet mask : 255.255.255.0
Preferred DNS : 192.168.1.1 and Alternate DNS : 202.134.0.155
8. Set and Refresh ADSL router (look at user manual for router, Note: VPI=8, VCI=81 in Padang)
9. Call 147 for more information. Sumber : usuf-buntok.blogspot.com




















